Skip to content

Pemanfaatan Media Pembelajaran POT KRESTINAKU

07/11/2011

Pembelajaran Kompetensi Kejuruan Pencelupan pada tahun pelajaran 2008/2009 di kelas X PCl Semester I menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), dilengkapi dengan silabus dan hasil penentuan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) Mata Pelajaran Kom-petensi Kejuruan Pencelupan. Untuk SMK Negeri 3 Pekalongan KKM Mata Pelajaran Kompetensi Kejuruan Pencelupan adalah 7.00 (Tujuh koma nol). Hal ini berarti siswa yang nilainya <>

Permasalahan yang dihadapi dalam proses pembelajaran Kom-petensi Kejuruan Pencelupan adalah siswa dituntut untuk menghasilkan sebuah produk yang inovatif, laku untuk dijual dan tidak menimbulkan dampak pencemaran lingkungan. Hal ini sangat menyulitkan siswa kelas X Pencelupan yang baru pertama kali belajar Pencelupan.

Kesulitan siswa belajar pencelupan tersebut didukung oleh kenya-taan di lapangan yang menunjukkan pada awal semester satu ini, dari hasil tes Mata Pelajaran Kompetensi Kejuruan Pencelupan khususnya untuk Kompetensi Pencelupan Bahan Tekstil Menggunakan Bak Celup, diperoleh data bahwa yang mencapai batas ketuntasan, baru 19 siswa (52%) dari 36 siswa, dan sisanya 17 siswa (48%) belum tuntas belajar (nilai <>

Fenomena di atas berkaitan dengan permasalahan yang dihadapi dalam proses pembelajaran ”Pencelupan”, yakni sulitnya menjelaskan konsep-konsep yang abstrak dan verbal, yang memang tidak mudah dipahami oleh siswa secara utuh, misalnya warna-warna dasar dan hasil pencampuran warna yang digunakan dalam proses pencelupan Oleh karena itulah, hasil belajar siswa banyak didominasi nilai-nilai <>

Kenyataan di lapangan, proses pembelajaran pencelupan yang sulit diamati kejadian sebenarnya (abstrak) hanya dijelaskan dengan metode ceramah, tanya jawab, dan latihan soal-soal, tanpa menggunakan media pembelajaran sebagai bentuk tiruan dari kejadian yang sebenarnya.

Berdasarkan data empiris di lapangan, sebelum siswa melakukan prak-tek pencelupan yang sesungguhnya, mereka diberikan penjelasan tentang konsep dasar pencelupan yang bersifat abstrak terlebih dahulu, misalnya warna-warna dasar dan hasil pencampuran warna yang digu-nakan dalam proses pencelupan Proses pembelajaran yang abstrak dan hanya dijelaskan dengan metode ceramah, menyebabkan siswa kurang beraktivitas, komunikasi pasif, dan hanya terjadi interaksi searah.
Hal inilah yang menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Kondisi seperti ini kalau dibiarkan terus menjadikan siswa sulit memahami suatu konsep yang sebenarnya terjadi.

Dari uraian di atas menunjukkan terdapat kesenjangan antara kenyataan dan harapan. Untuk mengatasi kesenjangan di atas penulis sebagai guru Kompetensi Kejuruan ”Pencelupan” terdorong untuk memperbaiki kondisi tersebut dengan menggunakan media pembelajaran yang relevan, murah dan mudah digunakan dalam proses pembelajaran Kompetensi Kejuruan Pencelupan khususnya untuk Kompetensi ”Pencelupan Bahan Tekstil Menggunakan Bak Celup”. Media pembelajaran tersebut merupakan kreasi penulis yang pengadaannya dikaitkan dengan prinsip bahwa: kalau memang guru tidak mampu menunjukkan proses yang sebenarnya terjadi (pengalaman nyata) paling tidak guru mampu menghadirkan ke depan siswa suatu bentuk tiruan dari proses yang sebenarnya terjadi. Dengan adanya bentuk tiruan diharapkan siswa lebih mudah memahami suatu konsep yang abstrak sehingga berdampak pada meningkatnya nilai hasil belajar siswa.

Pada dasarnya, media buatan penulis ini diilhami oleh suatu bentuk hiasan tempat pot tanaman yang setiap hari membutuhkan siraman air untuk mempertahankan hidupnya. Permasalahan timbul ketika suatu saat tidak ada tenaga untuk menyiram air pada pot tanaman tersebut. Untuk mengatasi permasalahan tersebut timbul inisiatif penulis untuk menggan-tikan tenaga penyiram pot tanaman di atas dengan slang infus, yang prinsip kerjanya berdasarkan hukum Archimedes, dimana air akan mengalir dari tempat yang tinggi menuju tempat yang lebih rendah.
Prinsip kerja slang infus tersebut kemudian dimodifikasi menjadi media pembelajaran Kompetensi Kejuruan Pencelupan khususnya untuk Kom-petensi Pencelupan Bahan Tekstil Menggunakan Bak Celup yang mudah digunakan.

Media pembelajaran tersebut dibuat dengan memanfaatkan barang-barang bekas yang sudah tidak terpakai lagi. Pada prinsipnya media pembelajaran tersebut menggambarkan:” jika satu warna dasar pewarna tekstil dicampurkan dengan warna dasar pewarna tekstil lainnya akan di dapatkan satu warna campuran yang warnanya berbeda dengan warna dasar aslinya. Ciri khas warna campuran tersebut sangat dipengaruhi oleh perbedaan perbandingan warna dasar pewarna tekstil yang di-campurkan. Dan salah satu alat yang mudah digunakan untuk men-campur warna dengan perbandingan tertentu adalah slang infus ”.

Karena media pembelajaran tersebut belum pernah dibuat dan dikenal oleh guru Kompetensi Kejuruan Pencelupan lainnya, maka untuk memudahkan sosialisasi dan ketenaran namanya, media pembelajaran tersebut dinamakan ”POT KRESTINAKU”. Nama Krestina diambilkan dari nama seorang artis yang sangat terkenal pada saat ini. Dengan diberi nama Krestina, penulis meyakini media pembelajaran tersebut akan mudah dikenal oleh segenap lapisan masyarakat. Pemanfaatan ”POT KRETINAKU” sebagai media pembelajaran Kompetensi Kejuruan Pencelupan khususnya untuk kompetensi Pencelupan Bahan Tekstil Menggunakan Bak Celup layak untuk diteliti guna mengetahui apakah “POT KRESTINAKU” dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kelas X Pencelupan Semester I Tahun 2008/2009 SMK Negeri 3 Pekalongan

Selaras dengan permasalahan yang akan ditelti, maka Penelitian Tindakan Kelas ini diberi judul :
”UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI PENCELUPAN BAHAN TEKSTIL MENGGUNAKAN BAK CELUP MELALUI PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN POT KRESTINAKU” (Suatu Penelitian Tindakan Kelas Pada Siswa Kelas X Pencelupan Semester I Tahun 2008/2009 SMK Negeri 3 Pekalongan).

Karya Ilmiah Lengkap bisa di download pada link bawah ini :

  1. Biodata
  2. Daftar Isi
  3. BAB I KRESTINA
  4. BAB II KRESTINA
  5. BAB III KRESTINA
  6. BAB IV KRESTINA
  7. BAB V KRESTINA
  8. LAPORAN KRESTINA

From → Penelitian

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: